Kamis, 23 Februari 2012

PUISI

UNTAIAN RINDU BUAT KEKASIH

Kusingkap tirai potret cinta

Kutatap sayu untaian rindu
Gelora jiwa meruntun hiba
Ingin selalu bersamamu

Sulaman kasih bertaut sayang
Gersang hatiku di danau kesepian
Belaian kasihmu melarik ingatan
Beradu di mahligai impian

Hapuskan sepiku di titian cintamu
Agar kuntuman rinduku
Bisa mengukir jambangan cintaku
Untuk kupersembahkan
Buatmu sayang...

Kalimah syahdu kudendangkan
Lantaran kutitipkan
Hembusan rindu di angin lalu
Mengertilah bisikan hatiku


HARGA SEBUAH PENGORBANAN

Naluri keegoan..
Hamparan kemewahan..
Kulontarkan.
Nilai kesucian kupertaruhkan
Demi mengejar kasih sayang
Demi menghimpun keikhlasan cinta
Demi impian sang teruna
Kuabadikan sebuah pengorbanan
Walau derita mengundang perasaan
Walau sinar kebahagiaan dibayangi kegelapan.

Putaran masa menghantui diri
Mungkinkah impian kan dikecapi
Tangisan keinsafan meracuni hati
Rentetan tamparan kata-kata nista
Sindiran menghirisi luka
Bak sembilu berbisa
Tirai mahkota jadi nilaian
Seolah mentafsir wajah keperempuanan
Di ambang penghinaan
Inilah harga sebuah pengorbanan.


BICARA CINTA

Hadirmu bak selembut sutera

Meresap ke dalam naluri setiap insan
Membibitkan suatu pertemuan
Melahirkan suatu keajaiban perasaan
Yang sukar ditafsirkan

Sucinya sebuah percintaan
Umpama salji yang meliputi separa alam
Kebersihan semurni jiwa
Kedinginan sesejuk hubungan cinta
Keikhlasan ibarat keutuhan warnanya

Pentas duniawi saksi perbicaraan
Antara dua insan
Yang memburu kasih sayang
Bicara romantis pengubat kerinduan
Hamparan janji terukir di bibir
Terpahat di sanubari
Menanti suatu ketentuan

Bicara cinta membenihkan benang kejujuran
Yang bisa menguji pasangan
Antara realiti dan kepura-puraan
Tergugat kesetiaan tercabar keimanan

Cinta tiada akhirnya
Kekal selama-lamanya
Terlerai ikatan hanya sementara
Bersua kembali bila tiba masanya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar